| Program | Les Bahasa Isyarat Makassar |
|---|---|
| Penyelenggara | Edumoka |
| Deskripsi | Mengajarkan seluk-beluk kompleksitas Bahasa Isyarat secara rinci supaya peserta dapat paham dan mempraktikkannya secara langsung. |
| Biaya | Biaya mulai dari Rp80.000 per sesi. |
| Rating | 4.9 dari 5 · 201 ulasan |
| Jadwal | Fleksibel. |
| Wilayah Layanan | Onsite dan Online. Layanan onsite tersedia di Makassar |
Makassar kini bergerak menjadi salah satu kota yang ramah bagi teman Tuli. Salah satu tandanya hadir lewat sebuah kafe unik bernama Kafe Tulus, di mana pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati kopi, tapi juga diajak mencoba belajar bahasa isyarat sederhana agar bisa berkomunikasi dengan staf yang sebagian besar berasal dari komunitas Tuli. Dari sini, terlihat bahwa bahasa bisa menjadi jembatan untuk menciptakan rasa setara.
Fenomena ini membuka mata bahwa akses komunikasi inklusif masih jarang ditemui di ruang publik. Padahal, dengan mempelajari bahasa isyarat untuk pemula, masyarakat bisa lebih mudah membangun interaksi yang hangat, bukan hanya dengan komunitas Tuli, tetapi juga dengan sesama yang ingin mendukung inklusi sosial.
Inisiatif kecil ini menunjukkan betapa pentingnya kursus bahasa tuli. Bukan semata keterampilan tambahan, melainkan cara praktis untuk membuka ruang ramah bagi semua.
Kalau ruang publik bisa jadi lebih ramah lewat bahasa isyarat, kenapa kita sendiri tidak mulai belajar? Banyak orang sering ingin menyapa atau sekadar ngobrol dengan teman Tuli, tapi terhenti karena belum tahu caranya. Edumoka memahami keresahan itu dan menghadirkan les bahasa isyarat di Makassar sebagai langkah awal yang sederhana, hangat, dan penuh arti.
Melalui kursus BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) di Edumoka Makassar, kamu bukan cuma mempelajari alfabet jari atau kosakata dasar. Lebih dari itu, kamu diajak membangun keterhubungan nyata lewat les komunikasi inklusif bersama tutor berpengalaman dari komunitas Tuli. Dengan cara ini, bahasa isyarat bukan lagi hal asing, melainkan langkah nyata untuk menciptakan interaksi yang setara di tengah masyarakat.
Di Edumoka, setiap peserta les bahasa isyarat dibimbing dengan metode yang menyesuaikan kebutuhan, tujuan, dan kecepatan belajar masing-masing.
Peserta Edumoka didampingi tutor yang aktif di komunitas Tuli serta berpengalaman dalam mengajar kursus BISINDO dan pelatihan komunikasi inklusif.
Bagi yang ingin pendampingan intensif, Edumoka menyediakan opsi kelas privat agar kemampuan bahasa isyarat berkembang lebih maksimal.
Edumoka memberi kebebasan memilih waktu dan format belajar, baik kelas offline di Makassar maupun online, sehingga tetap sesuai dengan kesibukan peserta.
Peserta di Edumoka akan aktif berlatih percakapan sehari-hari, mengenal kosakata baru, hingga praktik ekspresi wajah, sehingga proses belajar terasa natural.
Edumoka dikenal sebagai penyedia kursus bahasa tuli kredibel di Makassar, membantu peserta membangun keterampilan komunikasi yang inklusif.
“Awalnya saya ikut les bahasa isyarat karena anak saya punya teman Tuli di sekolah. Belajar di Edumoka ternyata seru dan gampang dipahami. Sekarang saya bisa ngobrol sederhana dengan teman anak saya, rasanya hubungan jadi lebih akrab dan hangat.”

Rani
Orang Tua Peserta
“Sebagai guru, saya sering berhadapan dengan murid dari latar belakang beragam. Kursus BISINDO Makassar di Edumoka membuat saya lebih nyaman dan percaya diri saat ada siswa Tuli di kelas. Bisa menyapa mereka dengan bahasa inklusif itu pengalaman yang berharga.”

Yusuf
Guru SMA
“Di komunitas saya sering ada kegiatan sosial bareng teman Tuli. Setelah ambil les komunikasi inklusif di Edumoka, interaksi jadi jauh lebih mudah. Rasanya benar-benar bisa hadir untuk mereka, bukan sekadar ada di sampingnya.”

Sinta
Relawan
“Saya pernah bingung saat melayani pasien Tuli. Setelah belajar BISINDO di Edumoka, saya bisa berkomunikasi dengan lebih tenang. Senyum pasien ketika akhirnya kami saling paham, jadi momen tak ternilai.”

Andi
Perawat
“Saya ikut kursus bahasa isyarat di Edumoka karena tertarik dengan isu inklusi. Ternyata selain belajar kosakata, kami juga diajari praktik percakapan sehari-hari. Sangat bermanfaat, baik untuk riset maupun interaksi nyata.”

Della
Mahasiswa Psikologi
Makassar perlahan tapi pasti sedang bergerak menuju kota yang lebih ramah bagi teman Tuli. Salah satu buktinya bisa kita lihat dari hadirnya Cafe Tulus yang melibatkan pekerja Tuli sekaligus membuka ruang interaksi lewat bahasa isyarat. Inisiatif seperti ini memberi gambaran jelas bahwa inklusi bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut data dari KPU tahun 2024, terdapat 5.889 penyandang disabilitas sensorik wicara yang juga termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap di Sulawesi Selatan. Angka ini bukan hanya statistik, melainkan manusia yang sama-sama ingin didengar, dihargai, dan dilibatkan. Sayangnya, kesenjangan komunikasi masih menjadi tantangan utama. Banyak orang tua, guru, tenaga kesehatan, hingga pelayan publik ingin terhubung dengan komunitas Tuli, tetapi sering kali terbentur keterbatasan bahasa.
Di titik inilah belajar bahasa isyarat jadi jembatan penting. Tidak hanya bagi mereka yang memiliki keluarga atau kerabat Tuli, tetapi juga untuk siapa saja yang ingin menumbuhkan rasa empati dan memperkuat interaksi sosial. Bahkan bagi pemula, ada jalur yang bisa ditempuh lewat bahasa isyarat untuk pemula yang diajarkan secara sistematis dan menyenangkan. Dari alfabet jari, kosakata dasar, hingga praktik percakapan sehari-hari, prosesnya bisa dilakukan step by step sehingga lebih mudah diikuti.
Makassar beruntung punya ruang seperti Edumoka, lembaga pendidikan nonformal yang menghadirkan les bahasa isyarat Makassar dengan pendekatan inklusif. Program ini tidak hanya berupa kursus BISINDO Makassar, tapi juga pengalaman belajar yang memberi pemahaman mendalam tentang bagaimana ekspresi wajah, gerakan tangan, dan empati berpadu dalam komunikasi.
Yang menarik, peserta les datang dari latar belakang berbeda: relawan sosial yang ingin mendukung kegiatan komunitas, mahasiswa yang membuka diri pada pengalaman baru, tenaga kesehatan yang ingin lebih dekat dengan pasien Tuli, hingga profesional layanan publik yang butuh keterampilan komunikasi inklusif di pekerjaannya. Semua berkumpul dengan tujuan yang sama: membangun interaksi yang lebih manusiawi.
Di masa depan, bayangkan jika semakin banyak ruang publik, sekolah, rumah sakit, hingga tempat nongkrong di Makassar memiliki staf atau individu yang fasih bahasa isyarat. Kesenjangan komunikasi bisa perlahan teratasi, dan kota ini benar-benar menjadi tempat di mana setiap suara, baik terdengar maupun tidak, mendapat ruang yang sama.
Program ini terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar komunikasi inklusif, baik pemula maupun yang sudah punya pengalaman. Cocok untuk orang tua, mahasiswa, tenaga kesehatan, relawan sosial, pekerja layanan publik, hingga siapa pun yang ingin berinteraksi lebih baik dengan komunitas Tuli.
Tidak perlu. Peserta tanpa latar belakang bahasa isyarat sangat disambut. Materi akan diberikan secara bertahap, mulai dari alfabet jari, kosakata dasar, hingga percakapan sehari-hari, sehingga pemula pun bisa belajar dengan nyaman.
Materi kursus mencakup dasar-dasar Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), termasuk abjad jari, ekspresi wajah, gerakan tangan, hingga praktik percakapan. Peserta juga akan memahami etika berkomunikasi dengan teman Tuli agar interaksi terasa lebih natural dan menghargai budaya mereka.
Tidak ada syarat khusus. Cukup membawa semangat belajar, keterbukaan untuk berlatih, serta rasa ingin tahu untuk memahami dunia komunikasi visual. Semua materi sudah disiapkan Edumoka agar proses belajar lebih menyenangkan.
Bisa. Edumoka menyediakan pilihan jadwal yang fleksibel, baik untuk kelas offline di Makassar maupun sesi privat yang bisa diatur sesuai kebutuhan peserta. Dengan begitu, belajar BISINDO tetap bisa menyesuaikan rutinitas sehari-hari.
Ya. Peserta dapat memilih pengajar sesuai kebutuhan atau gaya belajar. Jika merasa kurang cocok, Edumoka juga memberi kesempatan untuk berganti pengajar agar pengalaman belajar tetap efektif dan menyenangkan.
Daftar sekarang dan pilih tutor terbaikmu!